44 Anggota Sidi Jemaat Diteguhkan Di GMIM Makedonia Lopana

  • Whatsapp
44 Anggota Sidi Jemaat Diteguhkan Di GMIM Makedonia Lopana

MINSEL, SULUT – Ibadah perayaan memperingati kematian Juru Selamat  atau di sebut Jumat Agung di Jemaat GMIM Makedonia Lopana, Minahasa Selatan (Minsel) Jumat (2/4/2021)  berlangsung khidmat. Momen tersebut juga dirangkaikan dengan  Peneguhan Sidi Jemaat 44 anggota yang dipimpin ketua majelis jemaat GMIM Makedonia Lopana Pdt Roy Rompis Sth.

Menurut  Pdt Roy Rompis anggota Sidi Jemaat yang sudah dilayani dan di teguhkan saat ini sudah melalui proses pembelajaran atau Katekisasi dengan memberikan beberapa materi seperti tentang ajaran Lembaga Gereja, hubungan Gereja dengan masyarakat, Gereja dengan pemerintah dan juga tentang toleransi antar umat beragama.

Bacaan Lainnya

“Mereka sudah diperlengkapi dengan ajaran kekristenan, dan hubungan sosial dan toleransi antar umat beragama. Maka mereka diharapkan menjadi anggota jemaat yang aktif dan bisa menunjang program Gerejawi khususnya di jemaat GMIM Makedonia Lopana dan jemaat GMIM pada umumnya,” ujar Pdt Roy Rompis usai ibadah Jumat Agung.

BACA JUGA: Ibadah Jumat Agung Jemaat GMIM Makedonia Lopana Dijaga Ketat Aparat

BACA JUGA: Ansor dan Kapolres Sepakat Bentengi Kota Bitung dari Paham Radikal

Lebih lanjut dikatannya, terutama dalam pelayanan Gereja yang diatur dalam tata Gereja, yang terus tumbuh dan berakar dalam iman dan juga terbuka terhadap keragaman sosial budaya dan politik.

“Bisa menjadi generasi generasi Gereja yang sungguh-sungguh menjadi berkat bagi banyak orang di kemudian hari, dan lebih spesifik mereka bisa menjadi pilar dan tiang Gereja di masa depan,” harapnya.

Sekedar diketahui, dari  44 anggota Sidi Jemaat yang di teguhkan di dalamnya ada 5 penyandang disabilitas dan 3 anggota yang baru menerima Tuhan Yesus Kristus dan mengakui sebagai Juru Selamat Dunia.

Menurutnya, yang menjadi perhatian khusus adalah anggota Sidi Jemaat disabilitas, karna sering di jumpai selama ini,penyandang disabilitas tidak pernah mengikuti ibadah perjamuan.

“Dikarenakan tidak mengikuti program pembelajaran dan peneguhan Sidi Jemaat, maka pada kesempatan ini GMIM Makedonia Lopana mengadakan program pelayanan sidi jemaat bagi penyandang disabilitas dan sudah di teguhkan tadi, juga sudah mengikuti ibadah perjamuan,” terangnya lagi.

Dikesempatan yang sama, Pdt Roy Rompis Sth  berterima kasih atas kerjasama Jemaat GMIM Makedonia Lopana juga kepada TNI /Polri dan juga kepada Panji Yosua GMIM Lopana yang sudah bekerja sama dalam menjaga keamanan dalam melaksanakan ibadah Jumat Agung.

Secara special memang, Kapolres Minsel AKBP S Norman Sitindaon, datang memantau langsung jalannya ibadah dan keamanan di lokasi Gereja.

Ferry Robby

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *