Kabar Gembira, KODAM XIII/Merdeka Akan Melaksanakan Kegiatan Vaksinasi Masal di Bolsel

  • Whatsapp

BOLSEL, SULUT- Komando Daerah Militer (KODAM) XIII/Merdeka melalui jajaranya akan melaksanakan kegiatan Vaksinasi masal Covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada jumat, 01/10/1992 besok.

Kegiatan Vaksinasi yang akan dipusatkan di Lapangan Futsall Desa Molibagu Kecamatan Bolaang Uki ini diketahui, adanya kerja sama antara antara pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Dinas Kesehatan Bolsel.

Komandan Koramil (Danramil) 1303-08/Bolaang Uki Kampten Inf Demeysus Abraham, Saat hubungi Sulawesion.com mengatakan, pihaknya mentargetkan 500 orang yang akan mengikuti kegiatan Vaksinasi tersebut.

“Target kami ini 500 orang akan mengikuti kegiatan ini, dan tentunya kami membutuhkan bantuan dari Pemerintah setempat untuk mensosialisasikan kegiatan ini,” katanya. Kamis, (30/09/2021).

Pimpinan Koramil ini juga mengatakan, jika Vaksin yang digunakan ada 2 jenis.

“Ada 2 jenis Vaksin yang kami gunakan yaitu Sinovac dan Astrazeneca,” ujarnya.

dikatakannya lebih lanjut, kegiatan tersebut tidak hanya di fokuskan untuk orang yang pertama kali melakukan Vaksin.

“jadi bukan hanya orang yang mau di Vaksin, yang sudah pernah melakukan tahap 1 dan ingin melakukan tahap 2 kami bolehkan,” lanjutnya.

Abraham menambahkan bahwa, pihaknya sudah menyediakan mobilisasi untuk menjemput masyarakat yang ingin melakukan Vaksin.

“Jadi untuk masyarakat yang tidak punya kenderaan jangan khawatir karena kami telah menyediakan mobil untuk menjemput dan mengantar pulang ke rumah masing-masing,” tambahnya.

Abraham juga mengajak masyarakat dalam mensukseskan program Pemerintah untuk Indonesia sehat Indonesia Maju.

“Mari sama-sama kita sukseskan kegiatan Vaksinasi ini, Vaksin ini aman, halal dan pastinya sudah teruji,” pintanya.

Ia pun menghimbau untuk tidak mempercayai berita-berita bohong (Hoax) terkait dengan efek samping dari Vaksin.

“Saya harap masyarakat tidak percaya dengan beredarnya berita Hoax terkait dengan efek samping yang berlebihan dari Vaksin, buktinya kami sudah tahap  2 dan sampai hari ini tidak terjadi apa-apa, kami adalah sampel bahwa Vaksin ini aman,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *