Bermodal Rp100 Ribu, Inggrit Raup Keuntungan Dari Hasil Berjualan Coto Ayam

  • Whatsapp

KOTAMOBAGU, SULUT – Walaupun ada beberapa kalangan masyarakat yang tidak menyukai ceker ayam, namun siapa sangka ceker ayam saat ini banyak di buru oleh pencinta kuliner di wilayah Kotamobagu.

Ingrit Posumah Momongan, warga Desa Pontodon, mengatakan, Ceker ayam memang ada beberapa kalangan tidak menyukai karena ceker merupakan bagian kaki dari tubuh ayam. Namun tidak sedikit masyarakat tidak memperdulikan hal itu.

Kini ceker ayam malah banyak masyarkat mengincar sajian ceker ayam, karena dengan memiliki cita rasa yang enak jika di sajikan dengan mie ayam pangsit, coto ayam, ceker pedas,ceker crispy serta ceker bumbu saos padang.

“Pastinya akan disukai oleh berbagai kalangan masyarakat yang menyukai ceker ayam. Bisnis makanan dengan menyajikan menu utama dari ceker ayam bisa dikatakan memiliki potensi yang sangat menguntungkan,” terang Inggrit, Jumat (10/09/2021).

Ia menerangkan, keuntungan dari menjual ceker ayam yang telah ia tekuni sejak 2019 hinga saat ini, dalam seharinya bisa meraup keuntungan kurang lebih Rp 300.000. “Dengan modal Rp 100.000 sudah bisa meraup keuntungan kurang lebih Rp 300.000 setiap hari, dengan harga 1 Porsi Normal Rp.15.000, 1 Porsi Sedang Rp.20.000, 1 Porsi Besar Rp30.000. Bisa dengan mengatur level pedasnya. Tentunya rasa di jamin enak dan halal,” ujarnya.

Bagi yang ingin menikmati menu ceker saous padang atau ceker crispy bisa menghubungi nomor 0895806590797.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *