Raih Ranking 1 se-Sulut dalam Seleksi Capraja IPDN, Ini Deretan Prestasi Adimas Saputra Mokoginta

  • Whatsapp

MANADO, SULUT – Sebanyak 27 putra putri terbaik Sulawesi Utara (Sulut) dinyatakan lulus penentuan akhir seleksi calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2021. Kelulusan ini ditetapkan malalui surat keputusan Rektor IPDN nomor 810-473 tanggal 31 Agustus 2021, dan diumumkan secara online melalui laman situs https://spcp.ipdn.ac.id, Rabu (01/09/2021) belum lama ini.

Dimana, 27 calon Praja IPDN ini terdiri dari 18 pria dan 9 wanita yang lulus berdasarkan perankingan dari hasil tahapan seleksi, dan Sulut juga mendapat ketambahan 2 orang  berdasarkan afirmasi nasional.

Seleksi penerimaan calon praja IPDN di Provinsi Sulawesi Utara ini diikuti 800 lebih peserta, setelah pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dinyatakan lolos sebanyak 85 orang yang akan mengikuti tahapan seleksi kesehatan I.

Namun, dari 85 orang yang mengikuti seleksi kesehatan I, yang dinyatakan lulus sebanyak 51 orang, kemudian lulus seleksi psikologi dan kejujuran 40 orang, pada tahap penentuan akhir yakni seleksi Kesehatan II lulus sebanyak 33 orang dan pada penentan akhir yang dinyatakan lulus 27 orang peserta seleksi kontingan Sulut.

Dari 27 orang yang lulus berdasarkan keputusan Rektor IPDN nomor 810-473 tanggal 31 Agustus 2021 ini, menjadi suatu pencapaian prestasi bagi Adimas Saputra Mokoginta. Di usianya yang baru menginjak 16 tahun itu, Ia menjadi salah satu Calon Praja IPDN termudah dari Sulut angkatan 32 tahun 2021.

Siswa lulusan SMAN 9 Manado itu juga berhasil meraih rangking pertama pada penentuan akhir Calon Praja IPDN di Sulut. Sungguh ini pencapaian prestasi yang gemilang dan menjadi suatu kebanggaan keluarga.

Putra sulung dari pasangan Deyidi Mokoginta dan Fitria Ali Pasambuna itu mengalahkan 800-an peserta lain yang mendaftar.

Kepada Sulawesion.com, Dimas sapaan akrabnya, mengungkapkan, awalnya ia sempat merasa minder karena melihat tubuh peserta lain yang secara fisik sudah siap dibandingkan dengan tubuhnya yang belum proposional.

Sebelum mengikuti seleksi, Agil memiliki berat badan 86 Kilogram (kg) dengan tinggi 163,62 Centimeter (Cm). Pada SKD, 85 peserta yang lulus. Agil berhasil meraih posisi 78 dan dapat mengikuti seleksi kesehatan I.

“Waktu itu memang posisi paling bawah, tapi bukan bearti dalam posisi tersebut tidak ada harapan,” ujar Dimas, Minggu (05/09/2021).

Akan hal itu, Dimas lebih penuh semangat untuk berlatih fisik dan belajar setiap harinya, demi mencapai nilai terbaik di seleksi berikutnya. Perlahan, berat badannya turun menjadi 70 kg.

Prestasi kembali naik ketika pada tes psikologi dan kejujuran ia memperoleh nomor urut dua dengan nilai 66.

Kemudian di tes kesamaptaan jasmani, lelaki kelahiran Kotamobagu, 22 Oktober 2004 tersebut mampu menunjukan bahwa dia layak menjadi yang terbaik dengan raihan ranking 1 jasmani.

Pada pengumuman penentuan akhir (Pantukhir), Rektor IPDN mengumumkan Agil berhasil meraih ranking 1 untuk kontingen Sulawesi Utara (Sulut).

Adimas Saputra Mokoginta (kiri) mengikuti tahapan akhir seleksi Calon Praja IPDN angkatan 32.

Diketahui, semasa SMA ia juga pernah meraih sejumlah prestasi yang gemilang. Selengkapnya, prestasi yang pernah diraihnya:

1. Juara 3 Renang Pekan Olahraga Kota Manado – Prestasi VIII 2018

2. Juara 2 Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Provinsi Sulut 2019.

3. Mengikuti Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional di Jakarta 2020.

4. Semifinal Beacon 2020 diselenggarakan ITS Surabaya 2020.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *