Sudah Diklarifikasi, TNI-Polri di Sulut Tetap Solid dan Sinergis

  • Whatsapp
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut AKBP Jules Abraham Abast, S.I.K (kiri), Pangdam XIII/Merdeka Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI Wanti Waranei Franky Mamahit (kanan).

MANADO, SULUT – Hasil koordinasi Pangdam XIII/Merdeka Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI Wanti Waranei Franky Mamahit dengan Kapolda Sulut Irjen Nana Sudjana terkait undangan klarifikasi Polresta Manado kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kecamatan Winangun, Kabupaten Minahasa telah selesai.

Hal tersebut sebagaimana dijelaskan melalui konferensi pers yang disampaikan langsung, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut AKBP Jules Abraham Abast, S.I.K, di Mapolda Sulut, Selasa (21/09).

“Undangan klarifikasi telah selesai. Komunikasi, kerjasama, dan kolaborasi TNI-Polri di Sulut sangat solid dan sinergis,” tukas Abast.

Perlu diketahui, sebagaimana beberapa waktu lalu sempat viral di Media Sosial (Medsos) terkait surat tulisan tangan Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka Brigjen Junior Tumilaar kepada Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, atas kasus penyerobotan tanah antara PT. Ciputra Internasional (Citra Land Manado) dengan inisial (A.T).

Di mana, dari salah satu poin kronologis kejadian disebutkan, terkait Laporan Polisi Nomor: LP/258/II/2021/SPKT/Resta Manado tanggal 18 Februari 2021 tentang dugaan tindak pidana pengrusakan panel beton milik PT. Ciputra Internasional (Ciputra Land Manado), dan laporan Polisi Nomor: LP/B/583/IV/2021/SPKT/Resta Manado/Polda Sulut tanggal 22 April 2021 tentang dugaan tindak pidana pengrusakan bersama-sama terhadap pagar seng dan panel beton milik PT. Ciputra Internasional (Ciputra Land Manado), telah ditangani oleh Satreskrim Polresta Manado.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *