Desa Wiau Lapi dan PLN Bekerja Sama Bangun Akses Jalan Menuju Air Terjun Kulung-kulung dan Tondata

  • Whatsapp

 

MINSEL – Berlibur adalah aktifitas yang sangat didambakan oleh setiap orang. Berlibur merupakan sebuah kebutuhan rohani yang perlu untuk dilakukan, meskipun hanya berkala. Hal ini karena dengan berlibur maka pikiran akan lebih fresh sehingga bisa menghilangkan stress dan membuat pikiran lebih segar. Tentunya ada banyak pilihan untuk berlibur.

Bacaan Lainnya

Untuk mengembangkan wisata air terjun, sarana dan prasarana yang nantinya dibutuhkan dan sebagai penunjang lokasi wisata harus disiapkan.

Seperti Potensi wisata air terjun Kulung-Kulung dan Tondata yang berada di Desa Wiau Lapi, Kecamatan Tareran, masih perlu banyak pengembangan. Tempat ini perlu pembangunan sarana maupun prasarana, agar lebih menarik banyak wisatawan yang datang.

Melalui Dinas Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan, Selasa,19/10/2021 melakukan sejumlah pembangunan sarana dan prasarana di lokasi wisata air terjun.

“Pembangunan sarana penunjang, sementara di bangun jalan Rabat dengan Panjang 200 m x 3 m kelanjutan dari rabat jalan Setapak 150 m x 1,5 m menuju langsung ke-lokasi air terjun,” kata Drs James Tombokan,M.Si selaku Kadis Pariwisata Minsel. Menurutnya, destinasi wisata yang berpotensi untuk mendatangkan banyak pengunjung akan dilakukan pengembangan. Ini agar pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Minahasa Selatan meningkat.

“Tentunya untuk melakukan pengembangan sebuah kawasan wisata harus ada sinergi yang melibatkan OPD lain, agar potensi wisata yang ada benar-benar maksimal dalam proses pengembangan,” tuturnya.

Setelah semuanya jadi, akan dikenakan retribusi masuk ke wisata. Karena wisata bisa menjadi salah satu sumber PAD.

Sementara itu Pjb.Hukum Tua Desa Wiau Lapi Christian Karamoy mengatakan, terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Franky D Wongkar,SH dan Pdt Petra Y Rembang,M.Th yang boleh bersinegi dengan pihak PLN membangun akses jalan masuk kelokas wisata air terjun, pengembangan di bidang infrastruktur. Pembangunan jalan menuju kawasan wisata air terjun.

“Selain untuk memberikan kenyaman untuk pengunjung, pembangunan jalan juga untuk memberikan kenyamanan bagi warga desa. Terutama warga yang memiliki lahan di sekitar air terjun,” jelasnya

Robby

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *