Diduga Proyek Bermasalah Dibackup Oknum Aleg Minsel

  • Whatsapp

 

AMURANG – Pelaksanaan proyek jalan yang diduga bermasalah, di Desa Malenos Baru, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Rencana pembuatan jalan dari Paving Stone itu, diduga salah alamat dan bermasalah.

Dari beberapa Nara sumber yang ditemui awak media, menurut mereka ada kejanggalan yang ditemui, baik di lapangan maupun di papan proyek yang dipasang di lokasi pekerjaan.

 

“Di papan proyek tertulis paving stone jalan kompleks perumahan Desa Malenos Baru, dengan nilai kontrak 99.800.000 pelaksana CV Blessing. Dimanakah kompleks perumahan Desa Malenos Baru?,” tanya salah satu sumber.

Sumber yang lain juga mengatakan bahwa pekerjaan ini salah sasaran, karena di Malenos ini tidak ada perumahan. “Yang ada hanya di Desa Lopana dan lokasi perumahan memang berbatasan dengan Desa Malenos Baru, tapi bukan di Malenos,” kata sumber brita yang tidak mau disebut namanya.

Setelah ditelusuri, PLT Hukum Tua Desa Malenos Baru, Braily Ratu, tidak tau menahu dengan proyek pekerjaan jalan ini. “Saya hanya ditemui dan dikonfirmasi satu hari sebelum pekerjaan dilaksanakan,” ucap PLT hukum tua.

Lain halnya dengan Penjabat Hukum Tua Desa Lopana Benyamin Polii, saat ditemui media, ia mengatakan bahwa ia tidak pernah di temui oleh kontraktor untuk membicarakan ini.

“Saya sesalkan, ternyata di papan proyek tertera seperti itu, saya mau tanya ke Dinas PU, dalam hal ini PLT Kadis PU Decky Tuwo, Di manakah lokasi perumahan yang ada di Desa Malenos Baru ? Saya berharap Kadis PU bisa selesaikan masalah ini,” ucap Kumtua singkat.

Sementara itu, penghuni yang ada di kompleks perumahan Desa Lopana yang berbatasan dengan Desa Malenos Baru sangat kecewa, karena setau mereka, proyek ini akan dibuat di kompleks perumahan Desa Lopana, bukan Malenos Baru.

Lebih parahnya lagi, menurut mereka, proyek ini diduga dibackup oleh salah satu anggota legislatif berinisial RS yang ada di sekitar situ.

Bahkan oknum Aleg itupun diduga mengaku-ngaku itu adalah aspirasinya untuk masyarakat. Awak media melihat, seakan akan oknum Aleg itu seperti sedang mengatur para pekerja yang ada.

Salah satu warga yang ada di situ pun, berharap kepada Kepala Dinas PU Decky Tuwo untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini.

“Kita tidak mau ada oknum anggota legislatif masuk campur dalam urusan ini, kalaupun memang oknum inisial RS yang mengaku pekerjaan ini adalah aspirasinya, kenapa saat ditanya ke CV Blessing justru mereka tidak tahu. Jangan memanipulasi dengan cara cara licik, kami masyarakat sudah tau sepak terjangnya,” ucap warga.

Robby

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *