Pemdes Pinamorongan Laksanakan RKPDes dan Musdesus

  • Whatsapp

MINSEL, SULAWESION.COM  – Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) termasuk dalam skala prioritas dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dan merupakan salah satu program dalam skema pemulihan ekonomi nasional yang diharapkan dengan diperpanjangnya masa program BLT Dana Desa dapat meminimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat desa yang diakibatkan oleh kondisi pandemi COVID 19.

Setelah dilakukannya proses pendataan dan verifikasi oleh Pemerintah Desa dengan unsur kelembagaan desa, maka Badan Permusyawaran Desa (BPD) langsung menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (MUSDESUS) dalam rangka validasi, finalisasi dan penetapan penerima BLT Dana Desa Tahun 2021 dan dihadiri oleh petugas pendamping desa dan perangkat desa. Dalam musyawarah tersebut terdapat pengerucutan penerima disebabkan oleh dari beberapa aspek diantarnya terdapat penurunan jumlah penerimaan dana desa.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Desa (Pemdes) Pinamorongan kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersama BPD dan dihadiri oleh pendamping kecamatan, melakukan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk membahas tentang penggunaan dana desa Tahun anggaran 2022, dan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membahas dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2021. Kamis (02/09/2021)

Pemerintah desa, dalam hal ini kepala desa Pinamorongan, Pingkan Lele. S.Kep, mendampingi Badan Permusyawaan Desa (BPD) untuk membuka pelaksanaan rapat RKPDes Dan Musdesus tersebut.Hasil dari RKPDes tersebut diputuskan secara bersama sama dan akan di tuangkan kedalam perencanaan penggunaan dana desa yang ada nanti.

Dalam kegiatan ini, kepala desa Pingkan Lele saat dikonfirmasi mengatakan “Rapat RKPDes ini, untuk membahas tentang penggunaan dana desa nanti, jadi saya mohon, baik panitia dan BPD bisa membahas bersama dan bisa memberikan transparansi kepada masyarakat. Jangan salah fungsikan, harus tepat sasaran”, Ucap Pingkan singkat,

Begitu juga dengan pembahasan masalah penyeleksian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), Pingkan mengatakan “harus di seleksi se teliti mungkin, karna aturan dari pemerintah untuk masalah pemberian dana BLT kepada masyarakat, harus mengikuti aturan yang ada, dan harus selktif, yang layak untuk mendapatkan, silahkan diberikan, jangan dihalangi”, tutup Pingkan.

Dan bersamaan dengan itu pula ketua BPD Pinamorongan Lexi. W. Runtuwarow. S.Pd, mengatakan bahwa ” Sebagai ketua BPD akan membantu panitia seleksi, untuk menentukan siapa yang layak untuk mendapatkan dana BLT nanti.singkatnya.

Dan hasil keputusan Musdesus, mendapatkan hasil 43 KPM penerima dana BLT untuk masyarakat desa Pinamorongan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *