Pemerintah Desa Lopana Gotong Royong Membangun Rumah Anak Yatim Piatu

  • Whatsapp
Rumah anak Yatim Daniel sedang dibangun

MINSEL- Tak seorangpun anak di dunia ini menginginkan hidup tanpa kedua orang tua, begitu juga Anak seumur Danniel yang baru berusia 18 tahun, dan baru menyelesaikan pendidikan di SMKN I Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Ibunya yang beberapa tahun lalu meninggal karena sakit dan ayahnya pun baru meninggal, kini Daniel hidup seorang diri.

Setelah di tinggal mati oleh kedua orang tuanya, Daniel Wahani (18)kini hidup sebatang kara, alias yatim piatu. Hidup di rumah gubuk yang sederhana, dia jalani kehidupannya.

Bacaan Lainnya

Dengan kondisi seperti itu,maka tergeraklah hati para pemerintah desa Lopana di bawah pimpinan Benyamin Polii sebagai Penjabat Hukum Tua, mengajak para perangkat desa untuk membantu membuatkan rumah untuk Daniel.

Dengan material bantuan dari pemerintah untuk program bedah rumah dan bantuan tambahan material dari berbagai pihak, pemerintah desa bersama masyarakat sekitar tempat tinggal Daniel, membantu membangun rumah untuk Daniel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *