Rakor Tingkat Kecamatan Tareran Dihadiri oleh Staf Khusus Bupati Noldy Liow

  • Whatsapp

MINSEL, SULUT – Menindaklanjut akan perkembangan bantuan Dana Desa (DD) yang diberikan oleh pemerintah yang ada, maka melalui Staf Khusus Bupati bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Ir. Noldy Liow bersama unsur dari Dinas PMD yang diwakilkan kepada Ester Masengi MM, dan Camat Tareran Febry Tiwa SE, melaksanakan Rapat Koordinasi untuk membahas tentang Penyaluran DD untuk disalurkan kepada masyarakat.

Dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan Covid 19, kegiatan ini dilaksanakan di Aula kantor kecamatan Tareran, yang di hadiri oleh para hukum tua dan perangkat desa yang terundang, juga ketua ketua BPD masing masing desa yang ada di kecamatan Tareran.

Dalam kegiatan ini, selaku staf khusus bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Noldy mengharapkan agar para hukum tua dan prades, serius dalam menangani Dana Desa yang ada.

“Karena di Minsel, sudah ketinggalan dalam pengolahan Dana Desa, jangan sampai kedapatan ada Dana Desa yang disalah pergunakan,” tegas Noldy.

Tak lupa juga Noldy menyampaikan dalam kegiatan ini, tentang Program PPKM yang dicanangkan dalam surat keputusan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

“Dana Covid atau anggaran DD yang diperuntukkan untuk dana Covid 19, jangan sampai salah pergunakan, karna bisa berakibat fatal,” ucapnya.

Dan di akhir pembahasan, Noldy mengharapkan agar penanganan pembagian BLT DD untuk masyarakat yang layak menerima, harus segera diselesaikan, sesuai keputusan Rakor kabupaten Minsel yang sudah disetujui oleh para camat di 17 kecamatan yang ada.

“Jangan tunggu lama lama untuk dibagikan, jika dana BLT sudah dicairkan dan harus diselesaikan hingga bulan ke lima, dan harus secepatnya di laksanakan,” ucap Noldi menutup pembicaraannya,

Senada dengan itu pula, mewakili Kadis PMD, unsur dari Dinas PMD Ester Masengi MM mengharapkan, penyelesaian penanganan Dana Desa yang ada dan yang diperuntukkan kepada masyarakat.

Hal ini juga tak lupa ditegaskan lagi oleh camat Tareran Fibry Tumiwa SE.

Fibri mengharapkan agar para hukum tua yang ada di wilayah pemerintahannya harus sudah siap melaksanakan perintah Bupati Minsel Franky Donny Wongkar untuk menyelesaikan BLT-DD yang masih ada keterlambatan dalam penyalurannya.

“Namun yang lebih di utamakan lagi, meminta kepada hukum tua dan prades yang ada, untuk tetap waspada dan tetap mengajak masyarakat untuk mematuhi protap Covid 19 agar supaya bisa memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” tutup Fibry .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *