Pemkab Talaud-Telekomsel Jalin Kerja Sama

  • Whatsapp

TALAUD, SULAWESION.COM –  Pemerintah Kabupaten Talaud menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia wilayah Sulawesi Utara Malut, awal pekan ini.

Penandatanganan kontrak kerja sama tersebut dilakukan Sekda Talaud Dr Yohanis Kamagi MSi bersama Ganeral Manager PT Telkom Indonesia Sulawesi Utara dan turut dihadiri Dr Imelda Tingginehe MSi selaku Plt Kadis Kominfo dan Statistik.

Sekda Kamagi menjelaskan, kerja sama dilakukan dalam jasa layanan jaringan internet. Di mana lewat kerja sama ini, jaringan internet di Kabupaten Talaud diharap akan semakin maksimal.

BACA JUGA: 13 Program Prioritas RKPD 2021 Kabupaten Talaud

BACA JUGA: Bupati Talaud Dorong Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

BACA JUGA: Lantik 45 Pejabat, Ini Pesan Khusus Bupati Talaud

TALAUD PULAU TERLUAR

Kabupaten Kepulauan Talaud adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia dengan ibu kota Melonguane. Kabupaten ini berasal dari pemekaran Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud pada tahun 2002.

Kabupaten Kepulauan Talaud terletak di sebelah utara Pulau Sulawesi. Wilayah ini adalah kawasan paling Utara di Indonesia Timur, berbatasan dengan daerah Davao del Sur, Filipina di sebelah Utara. Jumlah penduduknya Kepulauan Talaud sebanyak 94.521 jiwa pada akhir tahun 2020.[1]

Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan daerah bahari dengan luas lautnya sekitar 37.800 km² (95,24%) dan luas wilayah daratan 1.251,02 km². Terdapat tiga pulau utama di Kabupaten Kepulauan Talaud, yaitu Pulau Karakelang, Pulau Salibabu, dan Pulau Kabaruan.

Serta Pulau – Pulau kecil lainnya yang Masuk Kedalam Kriteria Daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan ) baik yang di huni maupun yang tidak berpenghuni antara lain, Pulau Miangas, Kakorotan, Marampit Karatung, Mangupun, Malo, Intata, Garat, Saraa, Nusa Topor, dan pulau Karang Napombalu.

Kondisi Kabupaten Kepulauan Talaud masih termasuk daerah tertinggal di Indonesia dan sebagian wilayah masih terisolir karena faktor Geografis dengan berbagai keterbatasan infrastruktur dasar, ekonomi, sosial budaya, perhubungan, telekomunikasi dan informasi serta pertahanan keamanan.

JENDLY TAMPILANG

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *