Tekan Penyebaran Corona, Talaud Tutup Sementara Tempat Wisata

  • Whatsapp

TALAUD, SULAWESION.COM – Pemerintah Kabupaten Talaud terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19 atau virus corona. Salah satunya, dengan cepat menutup sejumlah tempat wisata yang ada di bumi Porodisa.

Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunda Parapaga mengatakan, sejumlah langkah cepat terus dimaksimalkan Pemkab Talaud. Dengan menutup sementara sejumlah tempat wisata yang ada.

“Meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Talaud, menjadi perhatian bagi kita semua agar dapat lebih waspada, siaga dan lebih patuh pada penerapan Protokol Kesehatan sebagaimana yang dianjurkan Pemerintah,” ujar Parapaga.

Moktar juga menghimbau bagi masyarakat untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.

“Mari kita terapkan semuanya ini agar kita bisa terhindar dari bahayanya virus covid 19,” tukasnya sambil berharap kondisi agar segera membaik dan masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti biasa serta perekonomian pengelola wisata bisa kembali normal.

 

Pulau Miangas

Salah satu cara untuk melihat perbatasan Indonesia dengan negara luar adalah dengan berkunjung ke Miangas. Pulau paling dekat dengan perbatasan Filipina ini merupakan pulau terluar di utara Indonesia.

Di salah satu wilayah Kepulauan Talaud ini terdapat tugu patung tapal batas negara Indonesia. Pantai pasir putih pulau ini jadi daya tarik sendiri seperti Pantai Racuna dan Pantai Kubbu. Pelancong juga bisa melihat upacara adat penangkapan ikan bernama Manammi.

Pulau Sara

Pulau Sara dikenal sebagai ikon wisata Talaud. Pulau tidak berpenghuni ini memiliki luas 2,03 kilometer (km) persegi.

Pasir pantainya yang putih sehalus tepung dan bersih, air lautnya juga jernih, sehingga keragaman biota laut dan terumbu karang terlihat jelas. Tempat ini cocok bagi mereka yang suka snorkeling dan diving.

Pulau Karakelang

Pulau terbesar di Kabupaten Talaud ini memiliki banyak destinasi yang memesona dengan laut biru. Salah satunya Pantai Tampan Amma yang merupakan pantai timur Pulau Karakelang dan menyentuh ombak Samudera Pasifik.

Air Terjun Ampadoap

Bosan dengan suasana pantai, wisatawan bisa berkunjung ke air terjun Ampadoap yang terdapat di Beo. Air terjun Ampadoap memiliki ketinggian sekitar 5 meter dan lebar sekira 20 meter.  Di lokasi ini, pengunjung juga bisa mendengarkan kicau burung nuri.

Desa Adat Bannada

Perlu perjuangan untuk mencapai desa ini karena melewati pantai pasir putih nan jauh, menyebrang sungai, jalan berbatu dengan kontur mendaki dan menurun, hingga semak belukar. Perjuangan itu terbayar dengan melihat keaslian keaslian Kerajaan Porodisa masa lampau

Desa adat ini masih memegang teguh hukum adat seperti dilarang berbuat onar, mabuk, mencuri, dan hal tidak terpuji lainnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *