Terobosan untuk Rakyat, Talaud Pertama Anggarkan Diklat Migran

  • Whatsapp
Bupati Talaud Elly Lasut dan Ketua BP2PMI Benny Ramdhani

TALAUD, SULAWESION.COM – Pemerintah Kabupaten Talaud telah melakukan kerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) serta PT Takumi Koba Indonesia.

Kerja sama itu ditandai melalui penandatangan Memorandum kf Understanding (MoU) yang dilakukan Bupati Talaud Elly Engelbert Lasut, Kepala BP2MI Benny Ramdhani serta CEO PT Koba Japan Mr Tomonori Kobayashi, di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Pemkab Talaud sendiri mendapat apresiasi atas kerja sama ini. Kepala BP2MI Benny Ramdhani memuji kebijakan Pemkab Talaud yang telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi calon pekerja migran.

Ramdhani bahkan mengatakan, Pemkab Talaud menjadi daerah pertama di Indonesia yang berani mengalokasikan anggaran untuk program ini.

“Ini juga menjadi sejarah karena kepala daerahnya Pak Elly Lasut hadir langsung dalam penandatanganan kerja sama ini,” kata Ramdhani.

Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 pasal 41 dan 42 terkait pekerja migran Indonesia (PMI) menurutnya dengan jelas menjadi kewenangan pemprov, pemkab dan pemkot untuk menganggarkan pendidikan dan pelatihan bagi calon PMI.

Untuk level provinsi sendiri diketahui yang mengalokasikan anggaran baru Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Talaud menjadi kabupaten pertama.

BACA JUGA: 13 Program Prioritas RKPD 2021 Kabupaten Talaud

BACA JUGA: Bupati Talaud Dorong Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

BACA JUGA: Lantik 45 Pejabat, Ini Pesan Khusus Bupati Talaud

TALAUD PULAU TERLUAR

Kabupaten Kepulauan Talaud adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia dengan ibu kota Melonguane. Kabupaten ini berasal dari pemekaran Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud pada tahun 2002.

Kabupaten Kepulauan Talaud terletak di sebelah utara Pulau Sulawesi. Wilayah ini adalah kawasan paling Utara di Indonesia Timur, berbatasan dengan daerah Davao del Sur, Filipina di sebelah Utara. Jumlah penduduknya Kepulauan Talaud sebanyak 94.521 jiwa pada akhir tahun 2020.[1]

Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan daerah bahari dengan luas lautnya sekitar 37.800 km² (95,24%) dan luas wilayah daratan 1.251,02 km². Terdapat tiga pulau utama di Kabupaten Kepulauan Talaud, yaitu Pulau Karakelang, Pulau Salibabu, dan Pulau Kabaruan.

Serta Pulau – Pulau kecil lainnya yang Masuk Kedalam Kriteria Daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan ) baik yang di huni maupun yang tidak berpenghuni antara lain, Pulau Miangas, Kakorotan, Marampit Karatung, Mangupun, Malo, Intata, Garat, Saraa, Nusa Topor, dan pulau Karang Napombalu.

Kondisi Kabupaten Kepulauan Talaud masih termasuk daerah tertinggal di Indonesia dan sebagian wilayah masih terisolir karena faktor Geografis dengan berbagai keterbatasan infrastruktur dasar, ekonomi, sosial budaya, perhubungan, telekomunikasi dan informasi serta pertahanan keamanan.

JENDLY TAMPILANG

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *