Warga Desa Wawontulap Minsel Butuh Jaringan Selular

  • Whatsapp

 

 

Bacaan Lainnya

 

AMURANG- Jika daerah lain berpuluh tahun menikmati jaringan selular, beda halnya dengan beberapa desa di Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, belum terjangkau jaringan. Ya, salah satu desa tersebut adalah Wawontulap.

 

Wartawan sulawesion dan beberapa awak media mengunjungi desa tersebut, bersamaan dengan kehadiran Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar (FDW) dalam pengucapan sukur Jemaat Filadelfia, Minggu (16/5/2021).

 

Saat memasuki desa, telepon selular seluruh tamu yang hadir, tidak bisa difungsikan karena tidak memiliki jaringan internet. Warga masih jarang menggunakan telepon karena akses tidak ada.

 

Bahkan, saat wartawan berbaur dengan warga, banyak keluhan yang diutarakan. Menurut mereka, saat pembelajaran sistem daring karena Covid-19, hal itu tak bisa dilakukan.

 

“Kasihan anak-anak yang SMA dan yang sedang kuliah, mereka diharuskan belajar daring, akan tetapi di sini tidak ada jaringan,” tukas warga.

Mereka mengaku kecewa, karena empat desa di kecamatan Wawontulap telah mengusulkan ke operator jaringan untuk disediakan akses jaringan, akan tetapi dua tahun sejak pengusulan tidak ada realisasi.

“Kami takut, anak-anak perempuan keluar rumah di gunung-gunung dan tempat jauh untuk memperoleh jaringan. Terutama anak perempuan, ini riskan dan berbahaya,” ujar warga.

 

Kepala Desa  Wawontulap Bill Werung, juga membenarkan hal tersebut. Dia dan perangkat desa kesulitan memperoleh informasi dari Pemerintah Kabupaten Minsel karena masalah ini.

 

“Saya juga merasakan apa yang dikeluhkan warga. Kami bermohon kepada pemangku kepentingan terutama Pemerintah agar bisa meneruskan informasi ini ke pihak penyedia jaringan agar daerah ini prioritas dibangun tower,” ujar Kepala Desa.

 

Dia berharap, Pemkab Minsel bisa bekerja sama dengan Telkomsel untuk mengatasi masalah ini.

Desa Wawontulap berada di dekat pantai Utara Minahasa Selatan, kontur bergunung dan jauh dari pusat kota, membuat desa ini terisolir dari jaringan selular.

 

Robby

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *